Sabtu, 19 November 2011

MANUSIA PASIR

Didasari keingintahuan kami akan kehidupan masyarakat Dusun Pesisir timur, Desa Legung, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep (yang biasa disebut manusia pasir). Maka kami, Himpunan Mahasiswa Jurnalistik dan Fotografi (HMJF) ingin mencari tahu dan mencatat dalam suatu catatan pena serta membingkainya dalam bingkai visual foto. Tujuan kami melakukan kegiatan ini untuk mempublikasikan kepada masyarakat umum tentang kehidupan manusia pasir yang memiliki kebudayaan dan keunikan tersendiri.
Awal perjalanan kami Kepulau Garam Madura diiringi oleh mendung yang terlihat bergelayut manja. Siang itu (13/05) di depan Gedung Pasca Sarjan Universitas Kanjuruhan Malang kami sibuk mempersiapkan semua perlengkapan. Teriakan panjang direktur sesekali mulai terdengar. “Woi,,, ayok rek wes siang iki.” Suara serak direktur mulai menyigapkan gerak kami. Jarum jam menunjukkan angka 11.20, akhirnya kami melanjukan sepeda motor kearah utara Kota Malang untuk membungkus suasana dibalik Pesisir Timur “Manusia Pasir” dalam rangkaian coretan pena dan bingkai lensa.
Perjalanan tertempuh dengan suasana yang sering dihiasi oleh senyum kami dan rintik hujan yang selalu mendampingi. Sore mulai menyapa, kami melakukan penyebrangan di Jembatan Suramadu dan akhirnya jam 16.30 kami pun menginjakkan kaki di Pulau Madura. Perjalanan ditempuh dengan kecepatan normal sampai setibanya di Daerah Pamekasan, kami semua dikejutkan oleh kecelakaan sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh Atik Widayanti dan Sumbang Wocaksono (Alhamdulillah,,,untungnya nih ga terjadi apa-apa ma mereka). Sontak kami menghentikan laju sepeda dan istirahat sejenak untuk menenangkan pikiran. Seperempat jam kemudian, kami kembali melajukan sepeda kearah timur Kota Pamekasan. Memasuki Kota Sumenep, kami kembali berhenti umtuk beristirahat sejenak dari kepenatan perjalanan. Hujan rintik-rintik menemani kami kala itu tapi kami tetap bersemangat untuk memenuhi hasrat narsis kami dan mengisi kekosongan perut. Setelah puas melepas penat, kami langsung menuju penginapan yang merupakan rumah salah satu anggota HMJF, Yudi anshori. Setelah sholat kami bergegas kealam mimpi tapi tersiar kabar bahwa ada beberapa senior yang menyusul kami, antara percaya dan tidak kami menerima telfon salah satu dari mereka. Yuni Ratnawati, S.Pd menanyakan alamat rumah Yudi, tapi beberapa peserta berinisiatif untuk menjemmput mereka didekat Kantor Polisi Sumenep.
Adzan subuh memberikan tanda bagi kami bahwa hari telah pagi. Setelah sarapan, kami langsung bergegas ke Dusun Pesisir Timur desa Legung untuk mencatat kehidupan mereka dalam suatu catatan pena dan dalam bingkai visual foto. Sesampainya disana kami langsung menuju kantor kelurahan, sebagian anggota laki-laki bergegas kearah mesjid yang berada disamping kelurahan, untuk menunaikan sholat jumat. Tak disangka kedatangan kami bertepatan dengan empat puluh harinya salah satu warga yang meninggal, sehingga kami mengikuti proses itu sampai selesai. Prosesi yang dilaksanakan di daerah ini tidk jauh berbeda dengan budaya masyarakat Jawa pada umumnya, hanya saja didaerah tersebut nasi yang biasa disajikan didaerah lain digantikan dengan ketan.
Setelah sambutan dan arahan dari kepala desa, kami langsung menuju kepenginapan, rumah Hanafi (31). Istirahat sebentar, kami mempelajari kebudayaan dari masyarakatnya yang memilih pasir sebagai kasur disetiap rumah. Dari kebudayaan inilah masyarakat didaerah tersebut dipanggil dengan sebutan “Manusia Pasir”. Kebudayaan yang menarik bagi kami adalah ark-arakan pengantin yang mengelilingi dusun. Selain itu perempuan di Dusun Pesisir Timur ini juga memakai sarung untuk beraktifitas sehari-hari (Kebudayaan ini merupakan kebudayaan yang berakar dihampir seluruh masyarakat Madura).
Pendidikan di Dusun ini hanya TK dan SD. Sedangkan untuk mata pencaharian mayoritas penduduk di dusun tersebut, petani dan nelayan, selebihnya menggeluti industri pembuatan petis, wiraswasta warung, dan pembudidayaan cemara udang yang merupakan ikon tersendiri di Pantai Lombang yang berjarak sekitar 500 M dari Dusun Pesisir Timur. Pemuda di daerah ini mayoritas menyukai olahraga voli dan sepakbola. Sehingga olahraga memiliki komunitas tersendiri disana. Tidak hanya kebudayaan dan kehidupan mereka yang menarik untuk dicatat, alam disanapun menyajikan pemandangan yang sangat indah untuk didokumentasikan. Puas melihat kehidupan dan alam mereka, kami bergegas kembali kepenginapan setelah isya. Kami sharing dengan pemilik rumah tentang apa yang kami dapatkan sebelumnya. Lelah sangat terasa malam itu, kami pun segera bergegas ke alam mimpi untuk mengisi tenaga untuk hari esok yang lebih cerah.
Pengarahan dan evaluasi dari senior menjadi bekal bagi kami untuk melanjutkan hunting di hari berikutnya. Sekitar jam 14.00 kami kembali kepenginapan untuk pamitan kepada tuan rumah. Perjalanan selanjutnya menuju rumah Yudi kembali, dalam perjalanan pulang empat orang diantara kami kesasar. Guyuran hujan menemani perjalanan kamikembali kala itu. Dan akhirnya sebelum adzan maghrib berkumandang kami sampai dirumah Yudi. Hal pertama yang kami lakukan disana adalah mencuci sepeda, setelah sholat isya kami melajukan sepeda menuju Alun-alun Kota sumenep. Malang,,ditengah jalan ada razia, padahal banyak dari kami yang meninggalkan surat-surat perlengkapan di penginapan. Akhirnya salah satu dari kami kembali ke Rumah Yudi untuk mengambil surat-surat, acara ngopi seperti biasa masih diselingi pose-pose narsis dari kami. Tujuan selanjutnya adalah kasur empuk yang dari sebelumnya terus membayangi kami.
Perjalanan kami dihari berikutnya ke Pelabuhan Kalianget, untuk mengabadikan momen munculnya matahari, sebelum akhirnya cabut ke Malang dan menjalani kembali kehidupan yang telah digariskan Tuhan. (Mae_beih)
»»  READMORE...

BROMO HEBOH

Kalau banyak orang yang bilang anak fotografi identikdengan jalan-jalan mungkin bukan hanya isapan jempol belaka. Tujuan Mbolang anggota Himpunan Mahasiswa Jurnalistk dan Fotografi (HMJF) Universitas Kanjuruhan Malang kali ini adalah Gunung Bromo. Tujuan awal sebenarnya untuk menghadiri salah satu anggota HMJF Leli Meivilina yang melangsungkan akad nikah (kalau istilah jawanya sih Bowo). Sekitar jam 16.00 WIB sepuluh anggota HMJF memulai perjalanan, agak meleset dari rencana awal yang seharusnya berangkat jam 13.00 WIB. Doa bersama dilakukan sebelum memulai perjalanan. Sekitar jam 18.30 WIB, kami sampai ditempat tujuan, langkah pertama yang kami lakukan disana mencari penginapan dan sholat. Hawa dingin yang identik dengan Gunung bromo mulai terasa. Mie rebus dan susu hangatpun sukses jadi menu penghangat tubuh malam itu. Meskipun susu tanpa gula, tapi terasa nikmat.
Aksi rebutan tempat tidur sempat mewarnai keriuhan canda tawa kami. Meskipun akhirnya semua tertidur diatas kasur yang tersedia (aneh,,,,ngapain pake acara rebutan kalo gitu?). pada jam 02.00 pagi tiba-tiba adzan berkumandang, semua mimpi indah yang kami alami sontak menghilang. Aksi protes pun langsung dilayangkan, setelah tahu itu adzan dari alarm hp Khudori salah satu anggota HMJF. “Heh,, kan udah perjanjian kemaren mo bngun jam segini! Katanya mau kepuncak?” Seru Khudori membela diri, tapi suaranya seperti terbawa angin seiring terdengarnya dengkur kami yang kembali melanjutkan mimpi yang sempat tertunda.
Akhirnya, perjalanan ke puncak baru bias ditempuh sekitar jam 03.00 pagi. Menggigil, tangan membeku dan hidung berair pun kami alami pagi itu. “Hem,,, kayak didalam kulkas ya!!!” kami saling bergumam. Semua seperti terbayar lunas ketika sunrise mulai terlihat. Kombinasi warna kelabu, biru dan kuning memanjakan mata selama beberapa saat, aksi rebutan angle terbagus sempat mewarnai acar jeprat-jepret kami pagi itu (maklum,,, anak fotografi selalu haus dengan momen yang tidak biasa). Setelah lelah berebut tempat dengan para turis, semua turun mencari tempat yang tidak kalah bagus anglenya dengan dipuncak. Rupanya semua tidak mau ketinggalan, para turis itu juga bergantian mengikuti langkah kami. Kami bergegas merekam lukisan alam yang sangat indah. (Mae_beih)
»»  READMORE...

JADI PENULIS BERITA YANG KEREN!

Berita adalah laporan peristiwa terbaru yang mengandung 5W+1H(what, Where, Who, When, Why + How). Tapi banyaknya asumsi yang beranggapan bahwa membuat berita adalah hal sulit yang sering membuat orang enggan mempelajari dan mendalaminya. Cara-cara dibawah ini mungkin dapat diterapkan bagi pembaca yang ingin belajar menulis berita tersebut.
1. Himpunlah informasi sebanyak-banyaknya, penuhi unsure 5W+1H
2. Tulislah berita menggunakan bahasa jurnalistik yang spesifik, hemat kata, sederhana, dan komunikatif
3. Komposisikan naskah berita dalam bentuk head (judul), lead(teras berita/paragraph berita), dan body (isi/penjelasan dari lead)
4. Tulislah judul atau head dalam bahasa yang ringkas, menggambarkan isi, dan menggunakan kalimat yang lengkap
5. Tulislah lead atau teras berita yang merupakan unsure terpenting dalam berita. Tuangkan semua unsure 5W+1H dalam bahasa yang ringkas dan komunikatif
6. Tulislah penjelasan atau perincian dari laed dalam body berita
»»  READMORE...

DIBALIK SEBUAH ORGANISASI

“Ga ah,,,aku males ikut organisasi. Ntar kuliahku berantakan lagi bisa jadi mahasiswa abadi aku”. Itulah yang sering kita dengar ketika menanyakan kenapa kebanyakan mahasiswa hanya berkutat dengan kuliah tanpa menimba ilmu diorganisasi kampus. Pernyataan itu sebenarnya tidak salah karna memang sebuah asumsi terbentuk dari pengalaman seseorang atau atas pengamatannya.
Hal negative tersebut mungkin saja terjadi jika kita tidak mampu memanejemen waktu dengan baik antara kuliah dan organisasi. Tapi taukah kamu jika organisasi tidak hanya menyajikan hal seperti asumsi kebanyakan orang diatas tapi menyajikan lebih dari pada hanya kumpulan materi yang harus dipantengin seperti halnya materi kuliah.
Organisasi menyajikan pengalaman-pengalaman yang tidak akan didapat dibangku kuliah. Seperti pengalaman dalam mempromosikan kegiatan kita saat menjadi sie publikasi atu pengalaman ketika mengkoordinir semua anggota kepanitiaan saat menjadi ketua pelaksana. Pengalaman-pengalaman seperti itu akan menambah wawasan kita mengenai bidang yang kita kerjakan.
Dalam sebuah organisasi seseorang dilatih untuk menghadapi berbagai masalah dan bersikap mandiri. Selain itu, organisasi juga membentuk mental seseorang, belajar tentang bagaimana harus bersikap, belajar tentang kejujuran dan bagaimana bekerja sama dengan orang lain.
Kemampuan untuk berkomunikasi yang kuat dalam tekanan juga akan kita dapatkan, karenanya banyak orang yang terlihat percaya diri dan dapat berkomunikasi dengan baik bahkan didepan orang banyak sekalipun. Kemampuan dalam berinteraksi yang baik dan semakin banyaknya teman dari berbagai jurusan dikampus juga bisa kita dapatkan melalui sebuah organisasi.
Ternta banyak banget kan manfaat dari sebuah organisasi, daripada habis kuliah langsung pulang kekos trus nganngur dikosan mending menambah wawasan diorganisasi kampus kita. Selain dapat banyak teman berbagai manfaat lain pun bisa kita dapatkan.
So,,,siapkah anda untuk berorganisasi???atau anda malah termasuk didalamnya dan menikmati manfaatnya???
»»  READMORE...

MANAJEMEN WAKTUMU,,,!By; Mae_beih

Mahasiswa yang menggenggeluti suatu organisasi kampus pasti identik dengan kesibukan dan kesusahan untuk memanajemen waktu dengan baik. Manajemen waktu sangat diperlukan untuk menyeimbangkan antara kegiatan akademik dan hobi kamu diorganisasi. Dibawah ini 5 tips untum memanejemen waktumu:
1. Buatlah jadwal yang detail
Buatlah daftar kegiatan kamu mulai dari yang mingguan hingga yang harian. Catatlah semuanya sedetail mungkin, mulai dari tanggal jam dan waktu yang diperlukan. Kamu bisa membeli kalender dengan kotak yang besar untuk menulis semua kegiatan kamu dan menggantungnya didinding kamar. Buatlah pengingat di reminder handphone kamu untuk menghindari terlupakannya salah satu kegiatan kamu.
2. Rencanakan waktumu
Buatlah alokasi waktu untuk semua kegiatan kamu, mulai dari waktu kuliah, ngerjain tugas, organisasi, istirahat dan kegiatan kamu yang lain. Jangan lupa luangkan waktu untuk berlibur dan refreshing agar otak kamu lebih fresh untuk melakukan semua kegiatan kamu.
3. Buatlah skala prioritas
Dahulukan untuk melakukan kegiatan yang lebih penting dari list jadwal kamu. Misalkan ada jadwal kuliah dan kegiatan organisasi dalam waktu yang berrsamaan maka dahulukan untuk mengikuti jadwal yang lebih penting.
4. Jangan menunda
Lakukan kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah kamu buat, hindari untuk menunda. Karena ketika kamu menunda satu kegiatan maka kegiatan yang lain juga akan berantakan.
5. Patuhi jadwal kegiatanmu
Hindari untuk melanggar jadwal yang telah kamu buat, jika perlu berikan hukuman untuk dirimu sendiri jika kamu melanggar jadwal yang telah kamu bikin.
»»  READMORE...

Selasa, 24 Mei 2011

MAAFKAN AKU INDAH

Kuingin selamanya mencintai dirimu
Sampai saatku akan menutup mata dan hidupku
Kuingin selamanya ada disampingmu
Menyayangi dirimu
Sampai waktu kan memanggilku

Kuingin selamanya Ungu teralun merdu menemani kesendiranku. Perlahan kurasakan butiran bening mengalir dipipiku. ”Maafkan aku, aku harus memilihnya. Takkurasakan lagi getaran indah yang dulu kurasakan saat bersamamu. Maafkan aku” Ucapnya. 3 tahun lalu dia ucapkan kalimat itu tapi aku masih tak peduli. Aku ingin selalu mencintainya, Tak peduli dia milik siapa. Aaaah Dia,,,dia selalu berhasil menghilangkan keegoisanku.

Sesungguhnya kutak rela jika kau tetap bersama dirinya
Hempaskan cinta yang kuberi
Semampunya kumencoba tetap setia menjaga segalanya
Demi cinta yang tak pernah berakhir


Kejujuran hati dari Kerispatih menggantikan ungu yang telah berakhir. Hatiku makin teriris sepi, terlalu lama aku tersiksa dengan perasaan ini. Menjaga cinta yang mungkin takkan pernah kau sadari. Semakin lama aku hanya memelihara rasa yang semakin membunuhku. Aku masih sama seperti ketika dia ucapkan aku mencintaimu beberapa tahun lalu tapi sampai kapan?dia telah memilih orang lain untuk hidupnya.

Jadikan aku yang kedua
Buatlah diriku bahagia

Aku tersenyum mendengar suara Astrid lewat Jadikan Aku Yang kedua.
Apa yang dilukiskan oleh lagu itu?ikhlas menjadi yang kedua, kebodohan ataukah keegoisan?. Cekrik,,,Kudengar pintu perlahan dibuka. Aku menoleh sambil memamerkan senyum termanisku. ”Sayang,,,Kamu langsung kesini?Indah gimana?”Ucapku sambil mengambil tas kerja Vino. ”Gampanglah, Aku sudah bilang lembur sampai pagi kedia”Ucap Vino sambil masuk kekamar mandi. ”Ya udah kamu mandi dulu, aku bikinin kopi” Ucapku.

Teman takkan kupaksa kau maafkan
Diriku yang terlanjur bersalah
Hayalan maaf tulus darimu
takkan pernah kubuat lagi
Maafkan aku mencintai kekasihmu
Kekasihmu............


Ringtonenya Rebecca (Maafkan Aku Mencintai Kekasihmu) mengagetkan aku, Aku berlari kearah kamar. Siapa sih yang telfon?ga tau apa orang lagi sibuk?Makiku dalam hati.
”Ya hallo?Indah?ada apa?Tumben telfon?”Tanyaku bertubi-tubi, dadaku berdegup kencang.
”ya nih Mel, ga da kerjaan. Vino katanya masih lembur sampai pagi”Ucap suara diseberang sana. Pelukan Vino dari belakang mengagetkan aku. Maafkan aku Indah,Ucapku dalam hati. Aku tak pernah merelakannya menikah denganmu 3 tahun lalu.
Maafkan aku.....
»»  READMORE...

NABILA

Alam sekeliling tiba-tiba terasa berputar. Umi menatapku dengan pandangan kosong, aku semakin menunduk perasaan bersalah kian menghantuiku. Maafkan aku Umi, bisikku dalam hati
“Sayang, turutilah apa kata Abi. Semua itu demi kebaikanmu, percayalah sama Umi”Ucap Umi sambil membelai rambutku
“Ga, Mi. Aku tidak mencintai ustad itu,yang aku cintai Dito Mi.Umi tau itu kan?”
Ucapku menolak permintaan Umi
Abi tau aku tidak mungkin menikah dalam usia semuda ini-20 tahun,masih banyak yang ingin aku capai tapi Abi tidak peduli dia tetap bersikeras menjodohkanku dengan ustad Irfan dengan alasan Dito bukan lelaki yang baik.
“Abi tau dari mana Dito ga baik Bi?Abi kan belum kenal dia?”Ucapku dengan
suara tertahan
“Sudahlah Bil, tidak perlu membantah apa yang Abi ucapkan”
Selalu seperti itu Abi tidak pernah mau mendengarkan ucapanku. Aku berlari kekamarku percuma ngomong sama Abi.
Sepulang kuliah aku bergegas kerumah Dito, ada banyak hal yang ingin kuceritakan padanya.
“Nabila?Tumben kesini?Tanya Dito
“lagi sumpek dirumah”Ucapku

Perlahan kucoba mengangkat kepalaku, kulihat mata Umi mulai berair.
“Umi maafkan Bila, Bila tau Bila salah Mi”Ucapku sambil menahan tangis
“Sudahlah, Semua sudah terlanjur” Ucap Umi

Sepulang dari rumah Dito, aku langsung masuk kamar. Air mata yang kutahan sejak tadi mengalir. Tak kusangka Dito tega merebut kesucianku. Ternyata benar kata Abi, Dito bukan lelaki yang baik.
“Sayang kamu kenapa, Aku lihat sejak seminggu ini mukamu pucat?”Ucap Umi pagi itu.
“Ga papa Mi, Cuma lagi kecapean aja”Ucapku berbohong

Huek, huek
Aku buru-buru kekamar mandi.
“Sayang, kamu kenapa?ga mungkin kamu masuk angin tiap hari apalagi cuma kecapean. Jangan bilang kau hamil” Ucap Umi
“Maafkan Bila Mi”Ucapku
“apa?Bila hamil?”Teriak Abi dari belakang.
Aku berlari kearah Abi. “Maafkan aku Bi” Ucapku sambil terisak
Kulihat Abi memegang dada.
“Bila”ucap Abi lirih

“Kami sudah berusaha tapi takdir berkata lain”Ucap dokter itu
Alam sekeliling tiba-tiba terasa berputar. Umi menatapku dengan pandangan kosong, aku semakin menunduk perasaan bersalah kian menghantuiku. Maafkan aku Umi, bisikku dalam hati
»»  READMORE...